Jika dilakukan sendirian, penguasa tidak dapat menarik pajak, memaksakan hukum dan peraturan yang mengekang, memastikan berjalannya kereta api berjalan tepat waktu, menyiapkan anggaran nasional, mengatur lalu lintas, mengelola pelabuhan, mencetak uang, memperbaiki jalanan, memastikan pasokan makanan di pasar, memproduksi besi, membuat roket, mendidik polisi dan tentara, menerbitkan perangko pos atau bahkan mengambil susu dari seekor sapi. Rakyat melakukan layanan ini bagi penguasa melalui berbagai organisasi dan institusi. Jika rakyat berhenti melakukan bagiannya, penguasa tidak dapat berkuasa.
Gene Sharp • The Politics of Nonviolent Action
Kekuasaan tradisional digambarkan seperti piramid, kekuasaan mengalir dari atas ke bawah. Seorang tenaga pembersih menerima perintah dari atasannya yang menerima perintah dari kepala bagian, dan demikian seterusnya—ke atas hingga mencapai tingkat Presiden Direktur atau kepala pemerintahan di puncak piramid. Dengan pandangan demikian tentang kekuasaan, perubahan sosial terjadi ketika kita mengganti orang yang di atas (sebagai contoh, perubahan rezim atau pemungutan suara) atau dapat meyakinkan orang di puncak untuk mengubah cara-cara mereka (sebagai contoh, edukasi melalui protes publik).
Tapi itu bukanlah cara golongan akar rumput memandang kekuasaan. Bagi mereka, kekuasaan berada di tangan para eksekutif perusahaan minyak dan kita hanya dapat berharap mereka melakukan hal yang benar. Kita membutuhkan cara yang baru dalam memandang kekuasaan.
Golongan akar rumput memandang kekuasaan mengalir dari bawah ke atas: segitiga terbalik.

Dengan sudut pandang mengenai kekuasaan yang seperti itu, para eksekutif perusahaan minyak atau kepala pemerintahan dianggap tidak stabil. Seperti sebuah segitiga terbalik, kekuasaan dan otoritas yang tidak adil menjadi tidak stabil dan akan jatuh. Untuk menghindari hal tersebut, mereka bergantung pada dukungan agar tetap berdiri tegak—kita menyebutnya pilar-pilar pendukung.
Sebagai contoh, para eksekutif minyak tidak semata-mata bergantung pada para manajer, namun juga pilar-pilar pendukung lainnya seperti pemegang saham perusahaan, sekretaris yang mengatur jadwal mereka, pekerja teknis yang memastikan berfungsinya telepon seluler dan surat elektronik mereka, para tenaga pembersih yang membersihkan ruangan kantor mereka, supir limo, supir truk dan kapten kapal yang mendistribusikan minyak mereka, penulis yang tidak melakukan investigasi atas pelanggaran hak azasi mereka, para insinyur dan kontraktor yang membuat jalan-jalan di mana truk-truk perusahaan minyak berlalu-lalang, pelanggan yang membeli produk mereka, dan sebagainya.
Melalui semua tindakan tersebut, mereka memiliki legitimasi atas perusahaan minyak—dan memberi mereka dukungan, sehingga mereka dapat terus melakukan praktek-praktek mereka yang merusak.
Sebuah kampanye di tahun 1970-an dapat mengilustrasikan hal ini. Pemerintah Amerika Serikat mengirimkan senjata bagi diktator Paksitan Yahya Khan yang digunakan untuk membunuh rakyat Pakistan Timur (sekarang Bangladesh). Dalam upaya genosida ini, hampir sebanyak 3 juta warga Pakistan Timur terbunuh.
Sekelompok orang Quaker dari Amerika Serikat ingin melakukan perubahan. Ketika mengetahui bahwa beberapa pengapalan senjata diangkut melalui pelabuhan-pelabuhan di kota mereka, mereka melakukan aksi dramatis untuk menghentikan aliran senjata—blokade laut! Selama satu bulan, secara terbuka mereka melakukan “manuver-manuver laut” menggunakan perahu kano dan kayak di depan kamera TV. Setiap harinya memiliki tema yang berbeda-beda—pemimpin keagamaan, anak-anak, orang tua—semua mengarah pada tibanya kapal freighter yang sangat besar yang rencananya berlayar ke Pakistan.
Ketika kapal pertama tiba, kelompok tersebut meloncat ke perahu kano mereka dan mendayung perahunya. Para penjaga pantai segera menarik mereka, sementara para fotografer mencoba mengambil foto terbaik. Selama berminggu-minggu, mereka bermain ‘kucing-kucingan’ ketika kapal-kapal freighter mencoba menghindari sorotan publik dengan mengubah jadwal ketibaan mereka atau mengubah rute mereka ke pelabuhan lain yang terdekat. Namun, sekelompok orang penting terus mengamati berita yang berlangsung di TV—para pekerja pelabuhan yang mengangkut muatan kapal.
Para Quaker mengunjungi bar untuk menemui mereka. Para pekerja pelabuhan terkesan pada ketulusan mereka dan merasa bahwa ini adalah momen yang bersejaraha. Serikat pekerja pelabuhan lokal sepakat untuk menolak mengangkut muatan senjata menuju ke Pakistan.
Para pekerja pelabuhan lokal meyakinkan serikat buruh nasional untuk berhenti mengangkut kiriman militer ke Pakistan. Ketika salah satu pilar pendukung yang penting disingkirkan, pemerintah tidak dapat menggunakan semua pelabuhan di Pantai Timur untuk pengiriman senjata. Cerita pemogokan sipil yang klasik ini menyebabkan tingginya biaya pengiriman senjata. Setelah itu terjadi, pemerintah federal mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi mendukung diktator tersebut (tidak mengherankan, mereka tidak menyebutkan peran para aktivis).1
Tanpa menembakkan satupun peluru atau melakukan satupun lobi, kelompok kecil ini sanggup mengalahkan kekuatan pemerintah Amerika Serikat. Inilah kekuatan yang sesungguhnya.
Ini merupakan pendekatan yang lain dari “kekuatan massa” dibandingkan dengan rakyat yang bekerja sama mencoba membujuk para penguasa untuk berubah, mereka justru menggunakan strategi khusus untuk mengubah rekan menjadi lawan untuk menggoyangkan kekuasaan.
Dengan menganalisa target-target kita menggunakan cara pandang kekuasaan seperti ini, kita dapat menemukan komponen-komponen baru yang dapat kita “singkirkan” dari sistem yang ada—dan juga melakukan analisa yang lebih baik tentang sumber-sumber kekuasaan yang kita kenal agar dapat membantu kita melakukan perubahan.
Pilar-pilar Pendukung
Gunakan cara berikut untuk menganalisa kekuatan target kampanye Anda.
- Mulailah dengan menempatkan target Anda di pusat.
- Lakukan diskusi untuk mencari tahu berbagai pilar pendukung. Siapa yang memberi dukungan pada target tersebut? Bahkan jika para pilar tersebut memilki perbedaan dengan mereka (atau tanpa mempedulikan posisi mereka), siapa orang-orang yang melaksanakan perintah atau menunjang pilar tersebut? Sebutkan secara spesifik nama serikat pekerja, konglomerat media, sekretaris, dan sebagainya.
- Jika perlu, Anda dapat memilih beberapa untuk ditampilkan dalam segitiga terbalik yang terpisah dengan pilar-pilar pendukungnya sendiri (lihat gambar di bawah).
